Daftar Orang Terkaya Di Indonesia 2016 baru ini

Daftar Orang Terkaya Di Indonesia 2016 baru ini
Berikut ini merupakan daftar orang terkaya di Indonesia 2016. Data bersumber dari daftar orang terkaya di dunia 2016 yang telah di lansir forbes. Dari daftar tersebut juga masuk nama-nama konglomerat Indonesia, sehingga ketika di urutkan berdasarkan negara asal maka akan kita dapati daftar nama orang terkaya Indonesia.
Meskipun kondisi ekonomi Indonesia pertumbuhanya termasuk lambar yaitu hanya 4.7% pada tahun ini. Hal tersebut berbeda sekitar dari tahun sebelumnya yang mengalami pertumbuhan sekitar 5.02%.
Nama-nama konglomerat terkaya di Indonesia tahun ini masih terdapat nama lama. Meski demikian terdapat nama-nama baru yang berhasil merengsek masuk ke 10 besar dan mengeser sebagian nama-nama lama. Berikut ini adalah daftar 10 besar orang paling kaya di Indonesia.
Orang Terkaya di Indonesia 2016

10 Orang Terkaya Di Indonesia 2016

1) R. Budi Hartono masih tetap berada di puncak daftar ini. Total kekayaan yang dimilikinya yaitu US$ 8,1 miliar jika di rupiahkan sekitar Rp 105,3 triliun. Sumber kekayaanya berasal dari bisnis utamanya yaitu Rokok serta memiliki sebagian besar saham Bank BCA. Grup Djarum merupakan pilar bisnis yang dia geluti bersama dengan sang kakak Michael Hartono. Kini usaha mereka telah merambah berbagai sektor termasuk bank BCA tadi. Kini namanya tercatat pada urutan 141 orang terkaya di dunia 2016.
2) Michael Hartono usia 76 tahun merupakan kakak dari Budi Hartono. Jumlah aset kekayaan yang ia miliki sekitar US$ 7.9 miliar atau jika di rupiahkan senilai Rp 102.7 triliun. Seperti diketahui ia menjalankan bisnis bersama sang adik yaitu Grup Djarum. Sang kakak menorehkan namanya di urutan ke 146 daftar konglomerat dunia.
3) Chairul Tanjung merupakan pengusaha Indonesia yang berusia 53 tahun. Ia memiliki total harta senilai US$ 4,9 miliar atau setara dengan Rp 63.7 triliun. Bisnisnya meliputi berbagai bidang seperti media, perbankan, hiburan, kuliner, perkebunan, dan gaya hidup. CT merupakan nama sapaannya dan menjadi nama induk perusahaan yaitu CT Corp yang membawahi berbagai anak perusahaan termasuk Trans Corp. CT sendiri kini menduduki peringkat 286 dunia.
4) Sri Prakash Lohia adalah pengusaha berusia 63 tahun. Ia memiliki jumlah harta sekitar US$ 4.2 miliar atau setara Rp 54.6 triliun. Bisnis yang digelutinya adalah Poliester. Perusahaanya bernama Indorama dimana perusahaan tersebut menggarap sektor petrokimia. Posisinya berada di urutan 358 orang kaya dunia.
5) Selanjutnya adalah Bachtiar Karim. Merupakan orang terkaya di Indonesia 2016 dengan total aset kekayaanya berjumlah US$ 3,2 miliar atau senilai Rp 41,6 triliun. Pengusaha berusia 59 tahun ini menggeluti bisnis manufaktur. Salah satu asetnya adalah perusahaan Musim Mas yang merupakan raksasa perusahaan minyak sawit Indonesia. Dia menorehkan namanya di posisi ke- 527 dunia.
6) Mochtar Riady merupakan pengusaha properti berusia 86 tahun. Saat ini ia memiliki total harta senilai US$ 2,1 miliar atau setara dengan Rp 27,9 triliun. Grup Lippo adalah iduk perusahaanya. Pada daftar orang kaya dunia ia mencatatnkan namanya di posisi ke-854.
7) Tahrir merupakan pebisnis yang menggeluti sektor perbankan dan berbagai sektor industri lainnya. Ia memiliki harta yang sejumlah US$ 2 miliar jika dirupiahkan adalah Rp 26.5 triliun yang mengantarkanya menduduki posisi ke-7 daftar orang terkaya di Indonesia. Tahrir berada di posisi 906 daftar konglomerat dunia.
8) Murdaya Poo merupakan pria berusia 76 tahun yang menggeluti berbagai sektor industri. Ia memiliki harta sebesar US$ 1,9 miliar dan jika di rupiahkan senilai Rp 24,7 triliun. Dari perusahaannya yang bernama Central Cipta Murdaya Murdaya mengumpulkan pundi-pundi kekayaanya. Pastinya warga jakarta tidak asing dengan gelaran Jakarta International Expo, itu adalah salah satu yang diselengarakannya. Posisi di dunia adalah ke-959.
9) Peter Sondakh kini berusia 66 tahun. Ia menggeluti sektor bisnis investasi. Dari usahanya tersebut ia mengumpulkan harta mencapai US$ 1.8 miliar jika di rupiahkan senilai Rp 23.9 triliun dan mencantumkan namanya sebagai 10 besar orang terkaya Indonesia. Selain itu ia juga memiliki Rajawali Grup yang bergerak di sektor pertambangan. Di dunia ia menduduki peringkat ke-1.011.
10) Eddy Kusnadi Sariaatmadja adalah pengusaha berusia 62 tahun. Ia bergelut di bisnis media. Dari bisnisnya itu ia memiliki harta sekitar US$ 1.6 miliar atau setara Rp 20.8 triliun. Elang Mahkota Teknologi adalah salah satu induk perusahaanya yang membawahi perusahaan media diantaranya adalah Liputan6.com dan SCTV. Pada peringkat dunia ia tercatat di urutan ke-1121 dunia.
Dikarenakan ada beberapa nama baru yang masuk ke daftar 10 besar orang terkaya Indonesia 2016 ini maka sudah pasti ada yang tergeser. Berikut nama-nama yang posisinya kini keluar dari 10 besar, ada Susilo Wonowidjojo – Gudang Garam, Eka Tjipta Widjaja – Sinar Mas, Antoni Salim – Indofood, Boenjamin Setiawan – Kalbe Farma.

Pemain gitar Buatan Sendiri

Salah-satu gitaris yang pasti sangat dibanggakan Louisiana. Dia sudah bermain dengan banyak musisi papan atas dunia. Sebut saja Elvis Presley, Dale Hawkins, Ricky Nelson, Steve Young, Judy Collins, Joe Osborn, Emmylou Harris, Roy Orbison, dsb. Ia tentu tidak akan masuk sebagai member dari “Rock and Roll Hall of Fame” tanpa alasan. Dedikasinya di dunia music memang patut diapresiasi. Gayanya begitu khas; paduan rock dan country dibawakan teknik flatpicking dan fingerpicking yang mengesankan.

Contoh Syair Pendidikan 4 Bait Terlengkap

Contoh Syair Pendidikan - Tentu kamu sudah pernah mendengar kata "syair", apalagi jika kamu masih sekolah. syair sering kali dijadikan soal pembelajaran. namun sudah tahukah kamu apa yang di maksud dengan syair ? pengertian syair adalah jenis puisi lama dimana tiap-tiap bait terdiri dari empat baris (larik) yang berakhir dengan bunyi yang sama. biasanya syair digunakan untuk melukiskan hal-hal yang panjang seperti tentang suatu cerita, nasihat, agama, cinta dan lain sebagainya.

Dilihat dari isinya, syair dibagi menjadi lima jenis yaitu, syair panji, syair romantis, syair kiasan, syair sejarah dan yang terakhir adalah syair agama. Nah, di kesempatan kali ini admin kumpulan-contoh.com akan memberikan contoh syair pendidikan yang bisa membantu kamu dalam belajar. langsung saja, berikut ini adlah contoh syair pendidikan yang selengkapnya :

Contoh Syair Pendidikan



Bangunan ini sudah tua
Namun jangan dikira renta
Kemarilah untuk bermimpi dan berharap
Tentang gelora masa muda


Jika memang punya mimpi
Datanglah belajar di sini
Sebagai bekal untuk diri
Kelak berguna masa nanti

Bangunan tua ini sekolahmu
Sekolah untuk menimba ilmu
Belajar tekun bersama Guru
Untuk ilmu yang baru

Dengarlah wahai anakanda
Rajinlah belajar sepanjang masa
Ilmu tiada pernah habis dieja
sebagai bekal sepanjang usia

Dengan ilmu engkau terjaga
Dari suramnya waktu dan masa
Cemerlang akan senantiasa
Menyinari dirimu di masa dewasa

Belajar haruslah semangat
Rajin tekun serta giat
Agar ilmu mudah didapat
Masa depan semakin dekat

Ilmu didapat tiada cepat
Mesti sabar hatinya kuat
Moga Tuhan berikan rahmat
Maka jaga hati serta niat

Pergi ke sekolah jangan malas
Belajar yang rajin di dalam kelas
Jaga sikapmu jangan culas
Agar hati tiada keras

Sekolah tempat mencari ilmu
Luruskan niat dan itikadmu
Belajar giat tekun selalu
Agar baik masa depanmu

Hormati olehmu para guru
Agar berkah turun padamu
Ilmu mudah masuk ke kalbu
Pertanda baik hati dan jiwamu

Buat apa pergi ke pasar
Jika tidak membeli nangka
Masih kecil enggan belajar
Kelak tua bakal sengsara

Pagi-pagi meminum jamu
Rasanya segar dan bikin sehat
Berbuatlah baik pada gurumu
Ilmu berguna dan bermanfaat


Bagaimana ? cukup banyak bukan contoh syair penididikan yang admin tulisa pada kesempatan kali ini ? semoga dengan adanya contoh syair seperti di atas bisa membantumu belajar dan semoga bermanfaat. Terima Kasih

Kumpulan Contoh Syair dari Berbagai Tema

Kumpulan Contoh Syair dari Berbagai Tema
 Saat kita duduk di bangku Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, kita mempelajari beberapa sastra seperti puisi, syair, pantun, gurindam, sajak, seloka dan lain sebagainya. Sastra-sastra tersebut memiliki ciri dan karakteristik yang berbeda-beda. Mengingat asalnya bukan hanya dari bahasa Melayu, melainkan dari beberapa bahasa.
Agar pembahasannya lebih fokus, kali ini kita hanya akan membahas tentang syair. Untuk jenis karya sastra lain kita bahas di artikel selanjutnya.
Syair merupakan salah satu jenis puisi lama yang berasal dari Persia atau lebih dikenal sebagai negara Iran. Kata syair berasal dari bahasa arab yaitu syu’ur yang berarti perasaan. Namun kemudian berubah menjadi syi’ru yang berarti puisi.
Syair dalam kesusastraan Melayu merujuk pada pengertian syi’ru yaitu puisi secara umum. Akan tetapi, dalam perkembangannya mengalami perubahan dan modifikasi sehingga disesuaikan dengan situasi dan keadaan yang terjadi. Seperti di Asia tenggara sendiri, syair tersebut dimodifikasi dengan bahasa Melayu sehingga punya ciri khas Melayu.
Penyair yang punya jasa besar dalam membentuk syair menjadi khas Melayu adalah Hamzah Fansuri dengan karyanya yang melegenda, seperti: Syair Burung Pingai, Syair Dagang, Syair Perahu dan Syair Sidang Fakir.

Karakteristik Syair

Syair memiliki karakter yang membedakannya dengan karya sastra lain. Berikut karakter syair secara umum.
  • Dalam setiap bait syair terdiri atas empat baris.
  • Memiliki 8 sampai dengan 14 suku kata tiap barisnya.
  • Yang paling menonjol dari syair adalah sajaknya memiliki rima a-a-a-a.
  • Tidak seperti karya sastra lain yang memiliki sampiran, setiap bait syair merupakan isi dan saling berkaitan.
  • Gaya bahasa yang digunakan dalam syair pada umumnya merupakan bahasa kiasan
  • Dan ciri yang terakhir, syair biasanya memuat petuah atau nasihat dan biasanya berbentuk hikayat atau cerita.

Macam Dan Contoh-Contoh Syair

Berikut beberapa contoh contoh syair dari berbagai tema. Kamu bisa mengembangkan sendiri sesuai dengan kemampuanmu dalam mengolah kata, atau bisa juga sebagai referensi untuk latihan menulis syair. Contoh syair ini kita kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Contoh Syair Panji

Contoh Syair panji karya Abdul Muluk
www.ancient.eu
Syair panji adalah syair yang menceritakan kejadian, keadaan ataupun orang-orang yang berada di istana. Contohnya seperti syair panji karya Abdul Muluk. Syair ini menceritakan kisah putra raja yang bijak, berikut syairnya.
Berhentilah kisah raja Hindustan
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamid Syah paduka sultan
Duduklah baginda bersuka-sukaan
Abdul Muluk putra baginda
Besarlah sudah bangsawan muda
Cantik menjelis usulnya syahda
Tiga belas tahun umurnya ada
Parasnya elok amat sempurna
Petah menjelis bijak laksana
Memberi hati bimbang gulana
Kasih kepadanya mulia dan hina
Akan Rahmah puteri bangsawan
Parasnya elok sukar dilawan
Sedap manis barang kelakuan
Sepuluh tahun umurnya tuan
Sangatlah suka duli mahkota
Melihat puteranya besarlah nyata
Kepada isteri baginda berkata
“Adinda Nin apalah bicara kita?
Kepada fikir kakanda sendiri
Abdul Muluk kemala negeri
Baiklah kita beri beristeri
Dengan anakanda Rahmah puteri”
Permaisuri menjawab madah
“Sabda kakanda benarlah sudah
Akan anakanda Sitti Rahmah
Patutlah sudah ia berumah”
Bertitah pula baginda sultan
“Esok hari istana hiaskan
Adinda jangan berlambatan
Kerja nin hendak kakanda segerakan”
Mendengarkan titah sultan paduka
Permaisuri menjawab lakunya suka
“Alat perkakas hadirlah belaka
menantikan sampai saat ketika”
Telah sudah baginda berperi
Berangkat keluar mahkota negeri
Serta sampai ke balairung sari
Didapati hadir sekalian menteri
Lalulah bertitah baginda sultan
Kepada Mansur wazir pilihan
“Berhadirlah kakanda alat pekerjaan
Abdul Muluk hendak dikawinkan
Patutlah sudah ia beristeri
Dengan anakanda Rahmah puteri
Esok himpunkan hulubalang negeri
Kerja hingga empat puluh hari
Sudah bertitah raja yang gana
Berangkat masuk ke dalam istana
Akan mansur yang bijaksana
Mengerjakan titah dengan sempurna
Telah datang keesokan hari
Berhimpun sekalian seisi negeri
Serta dengan anak isteri
Mansur menghiasi balairung sari
Orang mengatur sudahlah selesai
Dari istana sampai ke balai
Indah rupanya tiada ternilai
Segera yang melihat heran dan lalai
Beberapa kali meriam dipasang
Bersambutlah dengan gong dan gendang
Joget dan tandak topeng
dan wayang
Tiadalah sunyi malam dan siang
Akan segala hulubalang menteri
Penuh sesak di balairung sari
Menghadap baginda sultan bestari
Setengah bermain catur baiduri

2. Contoh Syair Kiasan

contoh syair burung nuri
animaliaz-life.com
Syair kiasan adalah syair yang berisi tentang perumpamaan terhadap suatu peristiwa tertentu. salah satu contoh syair kiasan adalah syair Burung Nuri karya Sultan Badaroedin.
Paksi Simbangan konon namanya
Cantik dan manis sekalian lakunya
Matanya intan cemerlang cahayanya
Paruhnya gemala tiada taranya
Terbangnya Simbangan berperi-peri
Lintas di Kampung Bayan Johari
Terlihatlah kepada putrinya Nuri
Mukanya cemerlang manis berseri
Simbangan mengerling ke atas geta
Samalah sama berjumpa mata
Berkobaran arwah leburlah cinta
Letih dan lesu rasa anggauta

3. Contoh Syair Romantis / Cinta

contoh syair bidasari
www.pexels.com
Syair romantis / cinta adalah syair yang berisi tentang asmara seseorang. Contohnya seperti syair Bidasari Lahir karya H. C. Klinkert, yang berkisah tentang Bidasari, seorang puteri raja yang sangat cantik. Dia diangkat menjadi anak oleh sepasang pedagang kaya.
Ratu negeri yang cemburu akan kecantikannya kemudian bersekongkol untuk kemudian membuang Bidasari ke hutan. Di sana dia ditemukan oleh raja yang kemudian menikahinya. Berikut ini bunyi syairnya.
Dengarlah kisah suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarang fakir dijadikan hikayat
Dibuatkan syair serta berniat
Adalah raja sebuah negeri
Sultan Agus bijak bestari
Asalnya baginda raja yang bahari
Melimpah pada dagang biaperi
Kabarnya orang empunya termasa
Baginda itulah raja perkasa
Tiadalah ia merasa susah
Entahlah kepada esok dan lusa
Seri padukan sultan bestari
Setelah ia sudah beristri
Beberapa bulan beberapa hari
Hamillah puteri permaisuri
Demi ditentang duli mahkota
Makinlah hati bertambah cinta
Laksana mendapat bukit permata
Menentang istrinya hamil serta
Beberapa lamanya di dalam kerajaan
Senantiasa ia bersuka-sukaan
Datanglah masa beroleh kedukaan
Baginda meninggalkan takhta kerajaan
Datanglah kepada suatu masa
Melayanglah unggas dari angkasa
Unggas garuda burung perkasa
Menjadi negeri rusak binasa
Datang menyambar suaranya bahna
Gemparlah sekalian mulia dan hina
Seisi negeri gundah gulana
Membawa dirinya barang ke mana
Baginda pun sedang dihadap orang
Mendengarkan gempar seperti perang
Bertitah baginda raja yang garang
Gempar ini apakah kurang

4. Contoh Syair Sejarah

contoh syair sejarah negaradipa
www.youtube.com
Syair sejarah adalah syair yang berdasar suatu peristiwa, tokoh atau tempat bersejarah. Seperti syair tentang peperangan, asal muasal dan lain sebagainya. Contohnya seperti syair karya Nadir Adransyah, B.A. dan Drs. H. Syarifuddin R. tentang sejarah kerajaan Negara Dipa di kalimantan Selatan.
Bermula kisah kita mulai
Zaman dahulu zaman bahari
Asal mulanya sebuah negeri
Timbulnya kerajaan Raja di Candi
Kerajaan bernama Negara Dipa
Raja pertama Empu Jatmika
Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira
Asal Negeri Keling di Tanah Jawa
Mangkubumi saudagar kaya
Kerabat raja yang bijaksana
Berputera seorang elok rupanya
Empu Jatmika konon namanya
Empu Jatmika terus bertambah usianya
Hingga dewasa menjadi cendekia
Dikawinkan dengan Sira Manguntur namanya
Puteri cantik pandai bertutur kata
Empu Mandastana dan Lambung Mangkurat bersaudara
Kakak beradik tampan gagah muda belia
Itulah namanya putera Empu Jatmika
Sama elok sama tampan sama pandainya

Makalah tentang menganalisis peluang usaha

Makalah tentang menganalisis peluang usaha
Guru bidang studi:Ibu Juningsih.Spd
Nama:Krisna


Smk Negri 9 Sarolangun
Tahun ajaran 2015/2016


Bab I
 isi
A.Peluang usaha
     Peluang usaha adalah kesempatan/waktu yang tepat yang seharusnya diambil/dimanfaatkan bagi seorang wirausahawan untuk mendapat keuntungan. Untuk menangkap peluang usaha perlu kerja keras dan pengorbanan. Tanpa kerja keras dan keberanian mengambil resiko maka peluang itu hanya akan sebagai peluang yang terus menerus melayang tanpa menghasilkan apa pun.
Kunci keberhasilan menangkap peluang usaha akan diidentifikasikan oleh pengalaman dan pendekatan terhadap faktor manusia, sedang kunci keberhasilan lainnya ditentukan oleh teknologi, komunikasi dan informasi.
Cara memanfaatkan peluang usaha/bisnis menurut Dr.D.J. Schwartz adalah:
  1. Percaya dan yakin bahwa usaha bisa dilaksanakan.
    Hapuskan kata mustahil, tak mungkin, tak bisa, atau tak perlu dicoba dari khasanah pikiran dan khasanan bicara.
  2. Jangan hadiri lingkungan yang statis yang akan melumpuhkan pikiran wirausahawan.
    Lihatlah peluang-peluang usaha untuk menjadi besar. Tradisi lain yang kurang menunjang peluang-peluang usaha adalah etos kerja yang rendah dan terlalu santai.
  3. Setiap hari bertanyalah kepada diri sendiri , “bagaimana saya dapat melakukan usaha lebih baik?”
  4. Bertanya dan dengarkanlah.
    Dengan bertanya dan mendengarkan, maka wirausahawan akan mendapatkan bahan baku untuk mengambil keputusan yang tepat
  5. Perluas pikiran Anda
    Bersemangatlah, bergaullah dengan orang-orang yang bisa membuat anda mendapat gagasan-gagasan peluang usaha.
  6. Sebelum merintis usaha baru ada baiknya calon pengusaha mengetahui faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan usaha yang akan di tekuninya. Dengan mengetahui faktor keberhasilan dan kegagalan usaha maka calon pengusaha dapat membuat suatu rencana untuk mengantisipasi dan menindaklanjuti apabila terjadi hal-hal di luar perencanaan semula.
    1. Keberhasilan Wirausaha
B. Faktor-Faktor Pendukung Keberhasilan Wirausaha

Ada beberapa pendukung keberhasilan wirausaha, di antaranya :
1) Faktor manusia
2) Faktor keuangan
3) Faktor organisasi
4) Faktor mengatur usaha
5) Faktor pemasaran
b. Langkah-Langkah untuk Menjadi Wirausahawan yang Sukses di antaranya :
1) Ada visi dan tujuan yang jelas.
2) Bersedia untuk mengambil risiko uang dan waktu.
3) Terencana dan terorganisir.
4) Kerja keras sesuai dengan tingkatan kepentingannya.
5) Mengembangkan hubungan yang baik dengan karyawan, pelanggan, pemasok, dan lainnya.
6) Hal-hal yang membuat usaha atau bisnis meraih kesuksesan.
Menurut W . Keith Schilit, ada 8 hal yang membuat usaha atau bisnis meraih kesuksesan atau keberhasilan, yaitu :
1) Peluang pasar yang baik.
2) Keunggulan persaingan.
3) Kualitas barang/jasa.
4) Inovasi yang berproses.
5) Dasar budaya perusahaan.
6) Menghargai pelanggan dan pegawai.
7) Manajemen yang berkualitas.
8) Dukungan modal yang kuat.
2. Kegagalan Wirausaha
a. Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Wirausaha
   Seperti telah di kemukan sebelumnya, bahwa keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat tergantung pada kemampuan pribadi wirausaha. Zimmerer mengemukakan beberapa faktor-faktor yang menyebabkan wirausahawan gagal dalam menjalankan usaha barunya, yaitu :
1) Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
2) Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan teknik, kemampuan memvisualisasikan usaha, kemampuan mengoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan menginterasikan operasi perusahan.
3) Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan menghambat operasional perusahaan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
4) Gagal dalam perencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.
5) Lokasi yang kurang memadai. Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.
6) Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.
7) Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang di lakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal adalah besar.
8) Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewiraushaan. Wirausahawan yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, maka ia tidak ada jaminan untuk menjadi wirausahawan yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa di peroleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.
b. Faktor-Faktor yang Membuat Seseorang Mundur dari Wirausaha
Selain faktor-faktor yang membuat kegagalan kewirausahaan, Zimmerer mengemukakan beberapa potensi yang membuat seseorang mundur dari kewirausahaan, yaitu :
1) Pendapatan yang tidak menentu.
2) Kerugian akibat hilangnya modal investasi.
3) Perlu kerja keras dan waktu yang lama.
4) Kualitas kehidupan yang tetap rendah meskipun usahanya mantap.
c. Alasan Utama Kegagalan Usaha Baru
Alasan utama kegagalan usaha baru antara lain :
1) Pengetahuan pasar yang tidak memadai.
2) Kinerja produk yang salah.
3) Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif.
4) Adanya persaingan.
5) Keusangan produk yang terlalu cepat.
6) Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat
C.MENGEMBANGKAN IDE DAN PELUANG USAHA
1. Tujuan mengembangkan ide dan peluang usaha :
a.Ide dalam pembuatan produk atau jasa yang diminati konsumen
b.Ide dalam pembuatan produk/jasa dapat memenangkan persaingan
c.Ide dalam pembuatan dan mendayagunakan sumber produksi
d.Ide dapat mencegah kebosanan konsumen dalam pembelian dan penggunaan produk
e.Ide dalam Pembuatan desain
2. Langkah pengembangan ide dan peluang usaha :
I. Tetapkan dengan jelas pengembangan ide usaha
II. Tentukan tujuan khusus dalam pengembangan ide usaha
III. Berupaya supaya karyawan memahami setiap perkembangan ide
IV. Buat dan laksanakan system pencatatan prestasi pengembangan ide usaha
V. Memberikan penghargaan kepada karyawan agar prestasi perkembangan ide usaha menjadi obsesi
VI. Upaya agar para karyawan perusahaan
Contoh pengembangan ide dan peluang usaha :
1.Bidang usaha Perawatan computer
2.Bidang usaha pembekalan
3.Bidang usaha Promosi penjualan
4.Bidang usaha angkutan
5.Bidang usaha pelayanan SDM
6.Bidang usaha Cinderamata
7.Bidang usaha perkreditan
8.Bidang usaha olahan
9.Bidang usaha Rekruitmen
10.Bidang usaha tata boga
11.Dan bidang usaha lainnya
D. MENGANALISIS KEMUNGKINAN KEBERHASILAN USAHA DAN KEGAGALAN USAHA
KEBERHASILAN USAHA dan KEGAGALAN USAHA
( Pertemuan 2 )

A. Keberhasilan Usaha
1. Prinsip Dasar Keberhasilan Usaha
v Keberhasilan usaha dipengaruhi oleh 5 hal, antara lain:
• Percaya dan yakin usahanya dapat dilakukan
• Menerima gagasan baru dalam dunia usaha
• Instropeksi diri
• Mendengar saran orang lain
• Bersemangat dan bergaul

2. Syarat Keberhasilan Usaha
Para wirausaha yang berhasil dan ingin berkembang didalam usahanya adalah mereka yang mempunyai persyaratan tertentu, diantara:
• Memiliki kepribadian unggul didalam usahanya
• Mengenal diri sendiri
• Mengetahua dan memperhatikan hambata-hambatan yang ada serta hambatan yang mungkin terjadi
• Mempunyai keahlian khusus
• Memiliki kekayaan mental, spiritual dan material
• Kemauan dan kesediaan untuk belajar dan bekerja prestatif

3. Kunci Keberhasilan Dalam Usaha
Kunci keberhasilan wirausahawan di dalam mengelola usahanya dapat diperoleh dari berbagai kegiatan, diantaranya:
• Kegiatan usaha melalui diri sendiri
• Kegiatan usaha melalui kerjasama dengan orang lain
• Kegiatan usaha sebagai karyawan
Kunci keberhasilan seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya adalah:
• Bersyukur, jujur, dan adil
• Berpandangan luas jauh ke depan
• Bersikap ramah tamah dan sabar
• Bekerja prestatif, ulet, giat, dan rajin
• Tidak merugikan orang lain

Keberhasilan usaha atau bisnis seorang wirausahawan dalam mengelola usahanya dapat juga terletak pada:
• Sikap dan kemauan serta tindakan-tindakannya nyata
• Keberanian untuk berinisiatif
• Kecakapan dan keahlian
• Kreatifitas dan percaya diri
• Pengalaman dan pendidikan

4. Faktor-faktor Keberhasilan Usaha
a. Faktor-faktor keberhasilan dalam usaha
• Perencanaan yang tepat dan matang serta dapat dilaksanakan dengan baik
• Visi, misi dan dedikasi yang tinggi dari usahanya
• Komitmen yang tinggi dalam usaha untuk mencapai tujuan dan prestasi
• Dana yang cukup
• SDM (Sumber Dana Manusia) yang handal
• Manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis
• Faktor eksternal dan internal berupa peningkatan permintaan barang/jasa
• Keterampilan dan pengalaman dalam bidang usaha
• Kecocokan minat terhadap barang usaha
• Kebutuhan konsumen yang terpuaskan
• Sarana dan prasarana sebagai penunjang usaha

b. Faktor-faktor lainnya:
• Faktor keuntungan
• Faktor fasilitas dan kemudahan
• Faktor teknis dan permodalan
• Faktor pemasaran dan penjualan
• Faktor tenaga kerja dan bahan baku
• Faktor persaingan dan resiko
• Faktor manajemen dan pengalaman

Faktor-faktor pendukung keberhasilan perusahaan adalah sebagai berikut:
• Faktor manusia
• Faktor keuangan
• Faktor organisasi
• Faktor perencanaan
• Faktor mengatur usaha
• Faktor pemasaran
• Faktor administrasi
• Faktor fasilitas pemerintah
• Catatan bisnis, menyangkut:
§ Neraca§ Laporan laba/rugi§ Perubahan modal usaha§ Banyaknya karyawan perusahaan§ Pemasaran dan penjualan produk§ Para pesaing dan mitra bisnisnya§ Para pelanggan dan konsumen potensial§ Banyaknya produk persediaan§ Pasar yang dituju



B. Kegagalan Usaha
1. Analisis Kegagalan Usaha
Apabila seorang wirausaha mempunyai jiwa kewirausahaan, maka dia akan memandang masalah kegagalan dalam usahanya dengan arief bijaksana dan positif. Keagagalan dalam usaha harus dihadapi dengan :
Ø Tidak berputus asa
o Kegagalan harus dipandang sebagai guru untuk mendapatkan kemajuan yang lebih baik
Ø Penuh ketabahan, keberanian, keimanan dan penuh kepercayaanØ Konsentrasi pikiran dan penuh keyakinan terhadap keberhasilan usahanya

a). Hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan dalam usaha:
Ø Perasaan takut usahanya disaingi orang lainØ Perasaan diri sendiri menganggap lebih super dari orang lainØ Kepribadian bersifat negatifØ Tidak mempunyai keyakinan untuk sukses dalam usahanya

b). Mengidentifikasi Kegagalan Usaha
Ø Kebiasaan menunda waktuØ Ketekunan dan ketaqwaannya kurangØ Kepribadian negatifØ Kebiasaan borosØ Kebiasaan hati-hati berlebihan

2. Faktor-faktor Kegagalan Usaha
a). Beberapa faktor yang dapat menjelaskan kegagalan dalam pencapaian tujuan usaha/bisnis adalah:
Ø Kepribadian yang bersifat negatisØ Perasaan takut disaingi orang lainØ Anggapan diri sendiri lebih super dan merasa lebih berhasil daripada orang lain
b). Berbagai kelemahan di dalam usaha atau bisnis, adalah:
Ø Tidak/jarang mempunyai perencanaan usaha tertulisØ Tidak memiliki pendidikan yang relevanØ Tidak berorientasi ke masa depanØ Kurang spesialisasiØ Jarang mengadakan inovasiØ Tanpa pembukuan yang teraturØ Tidak mengadakan analisis pasarØ Kurang pengetahuan hukum dan peraturanØ Kurang mempelajari ilmu moderenØ Cepat puas diriØ Jarang melakukan pengkaderan

Pada umumnya kelemahan dan kegagalan usaha justru terletak pada pemimpin, pemilik dan pengelola perusahaan itu sendiri. Para wirausahawan tidak berusaha mengembangkan diri sendiri dengan mempelajari pengetahuan teknologi baru. Mereka juga kurang tanggap terhadap adanya perubahan-perubahan perkembangan di dalam masyarakat dan di dalam perusahaan.

      E.Pemetaan Peluang Dan Pemanfaatan Peluang Usaha

Ada kriteria atau faktor yang mencerminkan untuk mengidentifikasi dan menilai  peluang usaha serta memanfaaatkannya, yaitu  faktor  :
  v  Kondisi industri dan pasar
  v  Lamanya masa “peluang produk”
  v  Tujuan pribadi dan kompetensi yang dimiliki wirausaha
  v  Tim manajemen
  v  Modal, teknologi, dan sumber daya lain yang dibutuhkan
  v  Kondisi lingkungan
  v  Studi kelayakan dan rencana usaha
Kadang-kadang seseorang yang ingin membuka usaha baru didorong oleh rasa optimis berlebihan, jadi kita harus dapat mengevaluasi usaha tersebut, menurut Bygrave ada 3 komponen yang harus diteliti untuk membuka usaha baru.

F.Pemanfaatan peluang usaha secara kreatif dan inovatif

Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang  muncul dari suatu kondisi lingkungan di sekitarnya, yang tidak pernah melewatkan waktunya dengan sia-sia. Orang yang kreatif akan memandang barang yang oleh kebanyakan dianggap tidak berguna, menjadi sangat berguna dan mempunyai nilai jual. Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan panjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain. Misalnya:
1.  memanfaatkan barang bekas
contoh: memanfaatkan kembali plastik/kain perca yang dapat dijadikan karya seni.
2. memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam, misalnya: memanfaatkan tanah liat menjadi kerajinan gerabah, dan lain sebagainya.
3. memanfaatkan kejadian/peristiwa yang ada , misalnya: berjualan minuman seperti es buah/ es kelapa/ minuman segar  lainnya di musim kemarau.
Seorang yang berjiwa dinamis adalah orang yang mampu melihat lingkungan sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu tren dari masyarakat yang tidak terduga. Apabila kita mampu memanfaatkan dengan baik maka kondisi tersebut akan menjadi suatu peluang usaha bagi kita. Orang yang mau bekerja keras, ulet percaya pada kemampuan sendiri, kreatif dan inovatif akan membuahkan hasil yang memuaskan.
untuk menggali peluang usaha atau bisnis, setiap orang harus berpikir secara positif dan kreatif, yaitu:
1. harus percaya dan yakin bahwa usahanya bisa dilaksanakan,
2. mau menerima gagasan baru dalam dunia bisnis,
3. sering bertanya pada diri sendiri,
4. bersedia mendengarakan saran dari orang lain,
5. mempunyai etos kerja yang tinggi,
6. pandai dan terampil berkomunikasi.
Inovatif adalah suatu temuan baru yang menyebkan berdaya gunanya suatu produk atau jasa ke arah yang lebih produktif. Beberapa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam usaha antara lain keinginan untuk berprestasi, adanya sifat penasaran atau keinginan untuk menanggung risiko, faktor pendidikan, pengalaman, dan adanya peluang.
tujuan mengadakan inovasi dalam usaha, yaitu:
1. Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat.
2. Untuk menyesuaikan selera masyarakat.
3. Untuk menyesuaikan perkembangan teknologi.
4. Untuk memuaskan konsumen.
5. Untuk menarik konsumen.
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter 
 
 

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!